‎Kondisi Sarana Prasarana SDN Margamulya 02 Sangat Memperihatinkan

Bandung - Selasa, 23 Juni 2026

260623231011-‎ko.jpg

Foto : Aren

Kondisi pagar SDN Margamulya 02 yang hampir roboh

Bedahjabar.com [ Kab.Bandung ] - Kenyamanan fasilitas di Sekolah Dasar (SD) sangat krusial untuk menjaga fokus dan motivasi belajar anak. Lingkungan yang ideal harus menggabungkan sarana fisik yang memadai dengan suasana emosional yang suportif, sehingga siswa merasa aman dan antusias saat mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Riset menunjukkan bahwa fasilitas yang memadai berkontribusi positif secara signifikan terhadap kualitas pembelajaran dan daya serap materi oleh siswa. Pembaruan dan perawatan fasilitas rutin terbukti mampu menghilangkan suasana belajar yang pengap dan meningkatkan antusiasme siswa secara keseluruhan.

Lainhal dengan SDN Margamulya 02 yang berada di Jl. Desa Margamulya Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung, sangat mengkhawatirkan juga membahayakan untuk keselamatan para murid.

Para orang tua siswa mengeluhkan dengan situasi dan kondisi sekolah tempat anaknya menimpa ilmu, pasalnya jauh dari segi keamanan dan kenyaman layaknya sekolah pada umumnya, seperti pagar sekolah yang hampir roboh serta halaman sekolah yang berdebu.

"Sebagai orang tua kami sangat khawatir dengan kondisi sekolah seperti ini, bisa dilihat pagar sekolah aja hampir roboh dan jelas membayakan anak-anak" ungkap salah satu orang tua
( Selasa,23/06/26).

Kepada media bedahjabar.com Kepala Sekolah SDN Margamulya 02 Peni Kartilah mengatakan bahwa dirinya pun mempunyai rasa kekhawatiran seperti halnya para orang tua siswa, mengingat kondisi pagar sekolah yang hampir roboh dan juga para murid tidak leluasa ketika bermain dihalaman sekolah.

"Sangat mengkhawatirkan sekali, apa yang orang tua murid rasakan saya pun sama, dengan kondisi pagar sekolah yang hampir roboh membuat para murid disini tidak leluasa bermain di halaman sekolah" kata Peni

Peni Kartilah yang sudah menjabat sebagai Kepala Sekolah selama 3 tahun, tidak bisa berbuat banyak walaupun ada anggaran bos untuk sarana prasarana sekolah dari dana bos sebesar 20%.

"Ada anggaran Bos 20% untuk sarana prasarana sekolah tapi tidak cukup karena jumlah murid disini hanya ada 84 siswa-siswi, sedangkan untuk memperbaiki pagar harus memerlukan anggaran cukup besar" keluh Peni

Peni berharap pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung memberikan bantuan untuk memperbaiki sarana prasarana sekolah supaya bisa memberikan rasa keamanan dan kenyamanan bagi siswa di SDN Margamulya 02.

Hal serupa pun dilontarkan Kepala Desa Margamulya Dede Odih, yang berharap pihak Dinas Pendidikan bisa memberikan bantuan kepada SDN Margamulya 02.

"Saya selaku Kepala Desa berharap bantuan dari Dinas Pendidikan untuk sekolah ini, supaya mereka para guru, siswa dan para orang tua nyaman dan merasa aman" kata Odih.

Dede Odih pun menambahkan bahwa pihak Pemerintah Desa Margamulya setiap tahunnya selalu memasukan SDN Margamulya 02 kedalam musyawarah pembangunan (Musrenbang) tapi selalu ditolak atau tidak di setujui.

"Setiap tahun kami selaku memasukan SDN Margamulya 02 kedalam Musrenbang tapi tidak di setujui, mudah-mudahan tahun ini pihak terkait bisa memberikan bantuan sarana prasarana untuk sekolah ini" pungkas Dede Odih.

Perlu diketahui kenyamanan dan keamanan sekolah dasar adalah fondasi utama agar siswa terhindar dari perundungan dan gangguan psikologis.

Menurut Permendikdasmen No. 6 Tahun 2026, sekolah wajib mewujudkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) yang mencakup 4 pilar: spiritual, fisik, psikologis, dan sosiokultural

Aspek Keamanan
Fisik : Area sekolah harus memiliki pagar kokoh, akses gerbang terkontrol, dan bangunan bebas dari kerusakan (anti-bocor atau rapuh).

Sosial : Nol toleransi terhadap perundungan (bullying) dan kekerasan, terdapat sistem pengawasan antar pendidik dan tenaga kependidikan.

Digital: Membatasi akses konten negatif di lingkungan sekolah dan mengedukasi literasi digital sejak dini.

Aspek Kenyamanan
Emosional & Psikologis: Guru menciptakan suasana belajar interaktif tanpa tekanan, di mana siswa berani berekspresi tanpa takut dihakimi.

Fasilitas Pendukung: Ruang kelas memiliki ventilasi/pencahayaan memadai, toilet bersih terpisah untuk putra/putri, serta kantin yang menjual makanan bergizi dan higienis.

Lingkungan Inklusif: Menyediakan akses ramah bagi anak berkebutuhan khusus dan menghargai keberagaman.

Penulis/Pewarta: Aren
Editor: Aren
©BEDAHJABAR.COM 2026