‎Pemdes Sukamenak Tebang Pohon Yang Sudah Rapuh, Antisipasi Ancaman Kecelakaan

Bandung - Rabu, 17 Juni 2026

260617002306-‎pe.jpg

Foto : Aren

Pemdes Sukamenak lakukan pemotongan pohon yang rapuh

Bedahjabar.com [ Kab.Bandung ] - Penebangan pohon oleh pihak desa biasanya dilakukan untuk mencegah pohon tumbang (antisipasi bencana), pemeliharaan lingkungan, atau pembangunan fasilitas umum.

Proses penebangan pohon yang dilakukan atau difasilitasi oleh pemerintah desa umumnya mencakup aspek-aspek berikut, seperti penyebab
utama biasanya karena pohon sudah tua, rawan roboh, mengganggu jaringan listrik, atau condong ke jalan raya yang membahayakan warga sekitar.

Pohon yang mengancam keselamatan biasanya ditangani oleh pihak desa atau kecamatan yang kemudian dikoordinasikan dengan instansi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskar PB) atau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat.

Seperti halnya di Desa Sukamenak Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung, karena salah satu pohon yang berada di wilayah RW. 10 yang sudah rapuh dan mengancam keselamatan Pemdes Sukamenak berinisiatif melakukan pemotongan.

Berdasarkan kondisi pohon besar yang sudah mulai rapuh di wilayah RW 10 Desa Sukamenak, pihak desa mengajukan pemotongan / penebangan kepada pihak kecamatan Margahayu, (15/06/26).

"Alhamdulillah setelah kami sampaikan informasinya melalui kasi pembangunan, pihak kecamatan langsung merespon usulan kami dan melalu ketua Rw.10 kami juga menggali swadaya masyarakat untuk turut serta membantu dalam kegiatan tersebut" ujar Taofik Kades Sukamenak

Kang Opik sangat berterima kasih kepada pihak Kecamatan Margahayu karena selalu sigap dan merespon apa yang menjadi keluhan warganya.

"Sangat berterima kasih kepada pihak-pihak khususnya Kecamatan Margahayu yang selalu responsip dalam menerima aduan, semoga kolaborasi seperti ini bisa kita terus tingkatkan dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal" imbuh kades.

Kang sapaan akrabnya menuturkan bahwa pohon rapuh sangat berbahaya karena berisiko tinggi tumbang atau patah, terutama saat hujan deras dan angin kencang.

"Bahaya utamanya meliputi ancaman keselamatan jiwa, kerusakan parah pada rumah atau kendaraan, hingga pemadaman listrik akibat tertimpa kabel" pungkas kang Opik

Penulis/Pewarta: Aren
Editor: Aren
©BEDAHJABAR.COM 2026