Program Ngadesa Garuda TV Menelusuri Hidden Gem Yang Ada Didesa Indragiri
Bandung - Kamis, 4 Juni 2026

Foto : Setiawan
Kepala Desa Indragiri Agus Margono, S.IP
Bedahjabar.com [ Kab.Bandung ] - Program NGADESA yang tayang di Garuda TV menyajikan explorasi tentang desa-desa yang ada di Jawa Barat
Chapter I Program NGADESA menelusuri salah satu di desa wisata yang ada di Kabupaten Bandung, yaitu Desa Indragiri yang terletak di Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung ternyata mempunyai wisata Hidden Gem yang bernama Kampung Stamplat Girang.
Diawal cerita seorang pemuda bertemu dengan Kepala Desa Indragiri Agus Margono, S.IP. Sabtu, 29/05/26.
Agus Margono langsung mengajak pemuda tersebut untuk melihat dan memperkenalkan salah satu wisata unggulannya yang ada di Desa Indragiri yaitu Wisata Kampung Stamplat Girang.
Agus bercerita bahwa dirinya sudah menjadi kepala desa sejak tahun 2011 hingga sekarang 2026 jika dihitung sudah 14 tahun dirinya memimpin Desa Indragiri.
Diperiode pertama atau Tahun 2011 Agus Margono mencoba merubah menset para pemuda yang ada di Desa Indragiri karena dirinya melihat ada potensi dari pemuda disini alhasil kami mendapatkan geler juara pertama loba karang taruna tingkat nasional.
Kades pun berfikir keras bagaimana caranya agar para pemuda di Desa Indragiri tidak bekerja keluar, akhirnya di tahun 2020 melalui Musrenbang dan yang lainnya tercipta tiga destinasi wisata yaitu, Kampung Stamplat Girang, Jamuju Camp dan Camping Ground Nyampay.
Menurut dirinya, Agus Margono modal awal membuat destinasi wisata adalah warga Desa Indragiri kebersamaannya kuat dan bisa diajak bergotong royong seperti membersihkan kampung ataupun kegiatan lainya.
Dikenalnya Wisata Kampung Stamplat Girang, Jamuja Camp dan Camping Ground Nyampay dikalangan wisatawan daerah ataupun mancanegara justru dari wisatawan yang membuat vlog disini walaupun disini ada adminnya.
Sebagai Kades Agus juga mengatakan bahwa dalam pembangunan Wisata Kampung Stamplat Girang menggunakan anggaran desa walaupun sedikit seperti untuk memperbaiki rumah-rumah atau home stay dan sarana prasarana dan Agus pun berterimakasih kepada Dinas Pertanian yang sudah lama mendukung pertanian di Desa Indragiri seperti bibit kopi dan yang lainnya.
Selain itu dalam menelusuri Wisata Kampung Stamplat Girang bukan hanya Agus Margono sebagai Kepala Desa Indragiri sang pemuda pun bertemu dengan Dede Kamaludin selalu kepala dusun sekaligus pengelola Wisata Kampung Stamplat Girang.
Dede menjelaskan awal mulanya kampung ini disebut Stamplat Girang dan menjadi destinasi wisata.
Penamaan Kampung Stamplat Girang itu warisan dari jaman Belanda kalau dikonotasikan kebahasa daerah Stamplat itu adalah Terminal cuman bukan terminal kendaraan melainkan Terminal Kayu dan Girang bukan artian senang melainkan Ujung , jadi Kampung Stamplat Girang adalah Kampung Terminal Ujung.
Bukan hanya itu Kampung Stamplat Girang pernah mengalami kejadian pahit pada tahun 1988 ketika semua penduduk kampung sedang mengikuti acara karnaval 17 Agustusan ketika pulang dari kemeriahan acara tujuh belasan semua rumah hangus terbakar dan hanya tersisa 1 rumah.
Namun seiring berjalannya waktu rumah-rumah warga pun terbangun kembali dan di Kampung Stamplat Girang ini rumah penduduknya tidak banyak hanya ada 32 rumah saja.
Seperti itulah singat cerita perjalan explorasi sang pemuda untuk mencari tahu tentang desa-desa yang ada di Jawa Barat.
Untuk mengetahui alur ceritanya seperti apa, saksian di Garuda TV setiap hari Sabtu, pukul. 16.30 WIB dan yang ketinggalan ceritanya jangan khawatir ada juga di YouTube nya Garuda TV @GarudaTVJabar
/Red
Penulis/Pewarta: Setiawan
Editor: Aren
©BEDAHJABAR.COM 2026