Mahasiswa Unpas Ujuk Rasa Terkait Pelecehan Seksual
Bandung - Kamis, 15 Oktober 2026
Kota Bandung, BEDAH JABAR- Sejumlah mahasiswa berunjuk rasa di depan gedung Fakultas Hukum Universitas Pasundan (Unpas), Jalan Lengkong Besar, Kota Bandung, Rabu (14/10/2026) siang hingga sore. Aksi tersebut bentuk dukungan kepada mahasiswi yang diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh oknum dosen.
Massa aksi merupakan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FH Unpas berkumpul pukul 13.30 WIB dipimpin langsung Ketua BEM FH Unpas, Dhean Salvez. Mereka pun berorasi bergantian dengan pembahasan dari kekerasan seksual sampai kekecewaan mahasiswa atas sejumlah kasus yang terjadi.
Salvez menyebut aksi ini digelar untuk menyampaikan keresahan mahasiswa terkait dugaan kekerasan seksual di lingkungan kampus. Pihaknya telah menerima 13 laporan terkait dugaan kekerasan seksual yang dialami mahasiswi.
"Kami mendapat ada 13 laporan, dan ada sekitar empat sampai enam terduga dugaan pelaku," ucapnya.
Dia menambahkan, terduga pelaku kekerasan seksual terhadap mahasiswa di antaranya dosen dari Fakultas Hukum. Dia juga menyayangkan adanya tenaga pendidik yang melakukan perbuatan tercela itu.
"Ini sangat ironi ya, karena di mana kita belajar di sini untuk menegakkan keadilan, menegakkan hukum, tapi di dalamnya itu di belakangnya nilai-nilai hukum tersebut dinodai oleh oknum-oknum yang berada di Fakultas Hukum itu sendiri," ujarnya.
Pihaknya menuntut adanya tindakan tegas terhadap terduga pelaku, pendampingan kepada korban, hingga memperkuat Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT). Mahasiswa memberikan waktu 7x24 jam kepada pihak kampus untuk mengusut kasus itu.
"Kami akan terus mengawal sampai 7x24 jam dan terus follow-up. Apabila setelah 7x24 jam ini tidak ada tindak lanjut yang pasti, maka kami akan mengadakan aksi yang jauh lebih besar daripada ini," katanya.
Penulis/Pewarta: Ajay
Editor: Ajay
©BEDAHJABAR.COM 2026