Gubernur Jabar Antisipasi Sesar Lembang
Jawa Barat - Senin, 12 Oktober 2026
Bandung, BEDAH JABAR- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memerintahkan seluruh perangkat daerah menyiapkan langkah mitigasi gempa bumi akibat aktivitas Sesar Lembang sedini mungkin.
Persiapan itu meliputi jalur evakuasi, kendaraan operasional, logistik, sistem peringatan dini, hingga pusat komando darurat di Cirebon.
Instruksi tersebut disampaikan Dedi saat mengunjungi kantor Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Majalengka, untuk membahas kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa bumi di Jawa Barat.
Jadi, dari sekarang skenarionya sudah kita hitung. Kalau terjadi Sesar Lembang, mobilisasi ke mana, jalurnya lewat mana, berapa truk yang dibutuhkan, logistiknya apa, dan teknologi informasi apa yang disiapkan, ujar Dedi, Senin (12/10/2026).
Menurutnya, kesiapan tersebut harus mencakup kendaraan untuk mobilisasi petugas dan distribusi bantuan, bahan pangan, serta pasokan air bersih bagi masyarakat terdampak.
Dinas teknis juga diminta mengidentifikasi kebutuhan peralatan dan lokasi penyimpanan logistik sejak sekarang.
Selain itu, Dedi meminta kesiapan pusat komando alternatif di Cirebon untuk mengantisipasi kemungkinan pusat pemerintahan di Bandung tidak dapat beroperasi akibat gempa.
Sarana komunikasi, kendaraan, logistik, dan fasilitas pendukung pemerintahan harus dipastikan siap digunakan dalam kondisi darurat.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga akan memetakan jalur evakuasi dan akses distribusi bantuan, termasuk jalur penghubung Bandung dengan Cirebon.
Pemetaan tersebut diperlukan untuk mengidentifikasi ruas jalan yang berpotensi terdampak dan menentukan jalur alternatif apabila akses utama terputus.
Dedi juga meminta penambahan sensor gempa.
Dalam pemaparan BMKG, disebutkan terdapat enam sensor khusus di sisi utara dan selatan Sesar Lembang.
Kebutuhan penambahan perangkat tersebut, termasuk lokasi pemasangan dan anggarannya, diminta dihitung secara terperinci.
Penulis/Pewarta: Ajay
Editor: Ajay
©BEDAHJABAR.COM 2026