Pemkab Bandung Perkuat Program KB Permanen, 490 Akseptor Ikuti Layanan MOW dan MOP
Bandung - Rabu, 8 Juli 2026

Foto : Setiawan
Bupati Bandung Apresiasi kolaborasi Dalduk PPA dan PKK
Bedahjabar.com [ Kab.Bandung ] Pemerintah Kabupaten Bandung terus memperkuat upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk sekaligus meningkatkan kualitas keluarga melalui pelayanan Keluarga Berencana (KB) Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP). Sebanyak 490 akseptor ditargetkan mengikuti pelayanan KB permanen yang digelar di RSUD Oto Iskandar Di Nata, Soreang, Rabu (8/7/2026), sebagai hasil kolaborasi Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dalduk PPA) bersama TP PKK Kabupaten Bandung.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna meninjau pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan sekaligus apresiasi kepada masyarakat yang secara sukarela menjadi akseptor program ini untuk meningkatkan kualitas keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, bupati yang akrab disapa KDS ini menyampaikan bahwa pelaksanaan layanan KB tahun ini menargetkan sebanyak 420 akseptor MOW dan 70 akseptor MOP. Jumlah peserta yang mengikuti pelayanan tersebut dinilai sangat besar dan berpeluang mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
"Kegiatan ini menargetkan 420 peserta MOW dan 70 peserta MOP. Insyaallah akan mendapatkan rekor MURI karena jumlah pesertanya sangat banyak," ujar KDS.
Usai berdialog langsung dengan para peserta, KDS mengungkapkan mayoritas akseptor telah memiliki empat orang anak atau lebih. Bahkan, terdapat peserta yang telah memiliki tujuh orang anak sehingga dinilai telah tepat mengikuti program KB permanen.
"Setelah saya berbincang-bincang dengan pasien, baik ibu-ibu maupun bapak-bapak, rata-rata mereka sudah memiliki empat anak atau lebih. Bahkan ada yang memiliki tujuh anak. Tentu ini merupakan salah satu program yang sangat baik untuk mendukung terwujudnya keluarga yang lebih berkualitas," katanya.
KDS menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan pelayanan KB massal tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, khususnya Dalduk PPA Kabupaten Bandung bersama TP PKK Kabupaten Bandung yang didukung oleh para Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), UPT, dan kader PKK di seluruh Kabupaten Bandung.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mengedukasi sekaligus mengantarkan para calon akseptor hingga mengikuti pelayanan di RSUD Oto Iskandar Di Nata.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada PLKB, UPT, dan seluruh kader PKK se-Kabupaten Bandung yang telah membawa calon pasien untuk mengikuti program ini. Mudah-mudahan seluruh tindakan berjalan lancar dan berhasil sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat," pungkasnya.
Penulis/Pewarta: Setiawan
Editor: Aren
©BEDAHJABAR.COM 2026