- by Setiawan
- Kamis, 2 Juli 2026
KDM Berharap Sinergitas Antara Pemrov Dengan Kejati Jabar (Foto : Edi)
Bedahjabar.com [ Bandung ] - Serah terima jabatan (Sertijab) dan pisah sambut Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dari Dr.Hermon Dekristo SH.MH kepada Kajati Baru Dr. Sutikno SH.MH, di Bale Gede Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (2/6/2026).
Acara pisah sambut tersebut di hadiri langsung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dalam pesanya Gubernur Jabar secara tegas mengatakan terkait penguatan pengawasan pemerintahan daerah, dan meminta Kejati Jabar Sitikno melanjutkan sinergi sekaligus mempercepat upaya pencegahan berbagai potensi penyimpangan di daerah.
Menurut Dedi Mulyadi pria yang akrab di sapa KDM, mengatakan pergantian pejabat merupakan hal biasa dalam roda pemerintahan. Namun, momentum itu harus menjadi titik awal untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.
"Ini kan kegiatan rutin pemerintah biasa, kalau ada yang datang dan pergi ya kita harus membuatkan kenduri, membangun kenangan, terutama hari ini mengundang Bupati, Wali Kota, agar gerak langkah kita jauh lebih cepat lagi di 2026, 2027," kata KDM
KDM juga berharap, kerja sama yang selama ini terjalin antara Pemprov Jawa Barat dan Kejati Jabar tidak hanya dipertahankan, tetapi juga ditingkatkan. Terutama dalam mengawal program pembangunan dan mencegah potensi penyimpangan sejak dini.
"Kejati baru ya kita sinergi sebagaimana yang sudah dilaksanakan yang tahun kemarin, kemudian dilakukan percepatan-percepatan, supporting dan kemudian melakukan mitigasi setiap penyimpangan sejak dini," tegasnya.
Dalam Sambutanya Kepala Kejaksaan Tinggi Jabar yang baru Sutikno, menegaskan bahwa Kejaksaan tidak bisa bekerja sendiri dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Menurutnya, sinergi dengan pemerintah daerah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tugas dan fungsi Kejaksaan.
"Sinergi artinya Kejaksaan bagian dari Forkopinda, Kejaksaan dengan mengoptimalkan tupoksinya otomatis sinergi. Contoh misal, kalau Kejaksaan melakukan penanganan kasus korupsi di daerah, ini kan mendukung terciptanya pemerintahan yang bersih," ujar Sutikno.
Sutikno mengatakan peran Kejaksaan tidak hanya sebatas penindakan kasus korupsi. Penegakan hukum terhadap perkara pidana juga menjadi bagian dari upaya menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
"Kalau kejaksaan mengoptimalkan penanganan perkara tindak pidana yang penyidikannya dari polisi dan sebagainya, ini kan Kejaksaan mendukung terciptanya ketentraman, keamanan kenyamanan masyarakat karena kriminalitas ditegakkan dan itu kolaborasi tidak bisa sendirian," tegasnya.
Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban, menandai komitmen bersama untuk terus menjaga hubungan yang harmonis dan produktif dalam mendukung kemajuan Jawa Barat.
Penulis/Pewarta: Edi
Editor: Aren
©2026 BEDAHJABAR.COM